Daydreaming

Ketika awal mula berlakunya KTP elektronik, sempat marak cerita2 lucu khayalan netizen mengenai kehidupan tanpa privacy.

Kayak yang semua data pribadi, kegemaran kita, semua hal tentang hidup kita, bisa didetect dengan satu kartu identitas. Salah satu cerita yang pernah saya baca adalah tentang orang yang order pizza by phone dan pelayan pizzanya bisa langsung tau pizza dengan topping apa yg akan dipesan.

Somehow, sedikit demi sedikit khayalan ini mulai terjadi. Berbagai macam aplikasi menjadi seperti saling bahu membahu untuk mengumpulkan informasi penggunanya.

Kalau saya pesan gof**d atau gr**f**d, udah muncul tuh makanan2 favorite saya yang bisa langsung saya pilih tanpa perlu repot lihat semua menu. Mereka juga nyimpen data pesanan terakhir kita, jadi kita ga perlu susah2 nyari lagi kalau mau kembali pesan makanan yang sama.

Hal yang sama juga terjadi pada aplikasi pemutar lagu, spotify. Biasanya saya memilih album recently hits atau lagu2 yg bisa bikin fresh. Kemarin waktu di mobil bareng temen2 dan mereka request lagu Indonesia, ketika saya search saya malah menemukan banyak album yang dicreate khusus untuk saya. Isinya bener2 lagu bergenre sama dengan yg sekarang2 ini sering saya denger. lauv, dua lipa, charlie puth, harry styles, keluar semua. Sekeren itu lho 😏 kita ga perlu capek2 bikin play list sendiri, toh spotify udah bekerja sesuai favorite kita.

Satu sisi kok kayak yang serem ya, aplikasi2 ini kayak tau kepribadian kita, tapi di sisi lain kita jadi ga perlu repot2. Kita seperti punya asisten pribadi yang udah nyediain kebutuhan kita.

Tapi ya gitu, ketika data itu bocor, boom, kita bener2 ditelanjangi. Tiba2 ada yang pesen barang atas nama kita, tokonya kirim tanpa curiga, ngedebet dari akun kita, tapi kita ga pernah terima barang tersebut. Ngeri kan…

Apalagi dengan adanya hacker bjorka yang jadi trending dengan bocornya data pribadi penduduk indonesia. Mungkin yang saldo rekeningnya pas2an kayak saya sih ga perlu terlalu khawatir ya 😆

Saya jadi inget film enemy of the state yang dibintangi will smith. Cuma gara2 dia dicurigai nyimpen data rahasia, semua hal dalam kehidupan dia jadi terpantau. Ga ada privacy lagi, semua kegiatannya bisa dilacak 🤦‍♀️

Sepertinya dunia memang sudah disetting seperti ini, privacy semakin sulit didapat. Malahan kita sendiri juga banyak umbar kehidupan kita di medsos. Banyak perusahaan2 yg dalam proses penerimaan karyawannya melakukan stalking ke medsos pelamar untuk tau gimana perilaku mereka. Mudah banget kan, gratis lagi.

Sebenernya kita ga boleh komplain karena ternyata kita sendiri yang banyak memberikan informasi pribadi kita menjadi konsumsi publik. Jadi jangan kaget ya kalau tiba2 ketika kamu lagi nyeruput kopi pagi di kedai kopi, ada stranger yang nyamperin, sok kenal dengan duduk bareng dan mulai ngobrolin hal2 yang kita bingung kok dia tau? 😊

Ok, you’re being target… Wkwkwk, udah kayak film2 thriller 😁

(348)

Leave a Reply

Your email address will not be published.