Pluviophile

Lady rain, I hear you at my window
Lady rain, I need you softly falling on my face
Why did the sun shining come and take you away
I wait for you again my lady rain

Cuplikan lagu jadul dari indecent obsession ini  pas banget buat saya, yang kecewa ketika awan2 kelabu mulai menipis dan matahari kembali memancarkan sinarnya…

Nonton TV selepas kerja kemarin, pembahasannya tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan hujan. Dan saya dapet istilah baru yang pas banget buat saya; pluviophile.

Pluviophile berasal dari bahasa latin pluvial yang artinya ‘hujan’ dan phile artinya ‘sesuatu’ atau ‘seseorang’. Sederhananya, pluviophile adalah orang yang menyukai hujan, seperti saya 😊

Waktu sekolah dulu, saya belajar mengenai musim. Ada dua siklus, april-oktober yang musim kemarau, dan oktober-april yang musim hujan. Saya ga tau apakah sampai sekarang siklusnya masih seperti ini.

Kalau udah musim hujan kayak sekarang, rasanya tuh adem jiwa raga 😁 ketika penat, berlama2 mandangin tetesan hujan yang turun aja udah bisa beresin mood, apalagi sambil nyeruput teh hangat. Adem, nyaman, damai.

Semakin deras hujan yang turun akan semakin seru! Tetesan hujan yang membasahi kaca mobil bikin perjalanan jadi makin berwarna, bisa muncul aura2 romantis Suara hujan yang berderu mengenai atap rumah terdengar seperti symphony yang bikin tidur jadi lebih nyenyak.

Tapi, masih banyak orang yang mengidentikkan hujan dengan kesedihan. Bahkan di bule sana kalau hujan di hari pernikahan jadi pertanda ga baik. Padahal kalo menurut saya, hujan di hari pernikahan itu malah pertanda berkah lho 😍

Ada quote yang bilang, there’s always rainbow after the rain. Kesannya hujan bawa kesedihan yang nanti akan terhapus dengan pelangi. Tapi buat saya, hujan dan pelangi sama2 indah, dengan fungsinya masing2.

Kadang2 saya dikomplain sama temen, seneng sama hujan deras kok ga mikir orang yang kebanjiran 🥹 iya sih, segala sesuatu harus seimbang, kalau hujan terus kasian juga dengan yang terdampak banjir. Tapi gimana dong, saya emang suka banget sama hujan, apa harus pindah ke london?

(194)

Leave a Reply

Your email address will not be published.